ASUHAN KEHAMILAN DENGAN PLASENTA PREVIA DI RSUD PURWOREJO

Perdarahan sebagai penyebab kematian ibu terdiri atas perdarahan antepartum dan perdarahan postpartum.perdarahan antepartum merupakan kasus gawat darurat yang kejadianya berkisar 3% dari semua persalinan,penyebabnya antara lain plasenta previa solusio plasenta,dan perdarahan yang belum jelas.plasenta previa adalah plasenta yanag implantasinya tidak normal,sehingga menutupi seluruh atau sebagian ostium internum. Kasus ini masih menarik dipelajari terutama di Negara berkembang termasuk Indonesia,karena factor predisposisi yang masih sulit dihindari.Prevelesinnya masih tinggi serta punya andil besar dalam angka kematian maternal dan parinatal
Angka kejadian plasenta previa adalah 0,4-0,6 % dari keseluruhan persalianan,pada awal kehamilan plasenta mulai terbentuk bundar,berupa organ datar yang bertanggung jawab menyediakan oksigen dan nutrisi untuk pertumbuhan bayi dan membuang produk sampah dari darah bayi.plasenta melekat pada dinding uterus dan pada tali pusat bayi yang membentuk hubungan penting antara ibu dan bayi.  

Pengertian Plasenta previa adalah plasenta berimplantasi pada tempat abnormal yaitu pada segmen bawah rahim sehingga menutupi sebagian atau seluruh pembukaan jalan lahir (ostium uteri internal),(moctar,1998:269).
Menurut prawiroharjo (2009),plasenta previa adalah plasenta yang berimplantasi pada segmen bawah rahim demikian rupa sehingga menutupi seluruh atau sebagian ostinum internum.
plasenta previa adalah plasenta yang letaknya abnormal, yaitu pada segmen bawah rahim sehingga dapat menutupi sebagian atau seluruh pembukaan jalan lahir.

Klasifikasi plasenta previa didasarkan atas terbanya jaringan plasenta melalui pembukaan jalan lahir yaitu:
Total / complete placenta previa Apabila seluruh pembukaan tertutup oleh jaringan placenta, seluruhnya tulang dalam tertutup oleh placenta, saat servik sepenuhnya berdilatasi.
Incomplete / parsial plasenta previa Apabila sebagian pembukaan tertutup oleh jaringan plasenta atau menyiratkan penutupan tak sempurna.
Marginal placenta previa Apabila pinggir plasenta berada tepat pada pinggir permukaaan, plasenta tertanam pada satu tepi segmen rahim bawah dekat dengan tulang.
Implantasi rendah / low-lying implantasi Digunakan saat placenta diposisikan pada segmen bawah rahim yang lebih rendah tapi jauh dari tulang.


Gejala utama
Perdarahan yang terjadi bisa sedikit atau banyak. Perdarahan yang berwarna merah segar, tanpa alasan dan tanpa rasa nyeri. Jumlah perdarahan yang terjadi sangat tergantung dari jenis plasenta previa.
Plasenta previa adalah plasenta yang berimplantasi pada segmen bawah rahim dan menutupi sebagian atau seluruh ostium uteri internum. Angka kejadian plasenta previa adalah 0,4 – 0,6% dari keseluruhan persalinan. Dengan penatalaksanaan dan perawatan yang baik, mortalitas perinatal adalah 50 per 1000 kelahiran hidup. Untuk itu, pada kehamilan usia > 35 tahun, hamil usia dini dan pada wanita dengan kecacatan endomentrium akibat persalinan berulang atau currettage harus lebih waspada terhadap terjadinya plasenta previa.


Mahasiswa kebidanan harus bisa berfikir secara kritis dan harus memberi asuhan kebidanan yang intensif bagi ibu hamil dengan plasenta previa.
Untuk mengurangi terjadinya  plasenta previa maka seorang wanita yang lebih dari 35 tahun sebaiknya menghindari kehamilan supaya tidak terjadi komplikasi kehamilan dan hal-hal yang tidak diinginkan.










DAFTAR PUSTAKA

Ø  Sarwono.1998.ilmu kebidanan,penyakit,dan ilmu kandungan.EGC:Jakarta
Ø  Prawiroharjo sarwono.2006.Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal.Yayasan Bina Pustaka:Jakarta.
Ø  Sarwono.2002.Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal                 dan Neonata.Yayasan Bina Pustaka Sarwonon Prawirhardjo:Jakarta.
Øhttp://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Gizi+dan+Kesehatan/merawat.kehamilan.dengan.plasenta.previa/001/001/643/1/4
Øhttp://artikelkesehatananak.com/plasenta-previa-kenali-jenis-sebab-dan-gejalanya.html