TUGAS KEBIDANAN PKK 2 DI PUSKESMAS

BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
Puskesmas ( Pusat Kesehatan Masyarakat ) adalah suatu organisasi kesehatan fungsional yang merupakan pusat pengembangan kesehatan masyarakat yang juga membina peran serta masyarakat di samping memberikan pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya dalam bentuk kegiatan pokok. Menurut Depkes RI (2004) Puskesmas merupakan unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten atau kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di wilayah kerja (Effendi, 2009).
Program pembangunan kesehatan di Indonesia dewasa ini masih diprioritaskan pada upaya peningkatan derajat kesehatan Ibu dan anak, terutama pada kelompok yang paling rentan kesehatan yaitu ibu hamil, bersalin dan bayi pada masa perinatal. Hal ini ditandai dengan tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Penggunaan Buku KIA diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak serta gizi sehingga salah satu tujuan pembangunan kesehatan nasional yaitu penurunan AKI dan AKB dapat tercapai. Penyebarluasan penggunaan Buku KIA dilakukan melalui Puskesmas, Rumah Sakit, kegiatan Posyandu dan lain-lain dengan tujuan agar terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan dari para petugas kesehatan serta adanya peningkatan kualitas pelayanan. Selain itu Buku KIA dapat pula dipakai sebagai alat pemantau kesehatan Ibu dan Anak, serta pendidikan dan penyuluhan kesehatan bagi masyarakat khususnya ibu-ibu. Kelas ibu hamil ini merupakan sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil, dalam bentuk tatap muka dalam kelompok yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu mengenai kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi baru lahir, mitos, penyakit menular dan akte kelahiran. Kelas Ibu Hamil adalah kelompok belajar ibu-ibu hamil dengan umur kehamilan antara 4 minggu s/d 36 minggu (menjelang persalinan) dengan jumlah peserta maksimal 10 orang. Di kelas ini ibu-ibu hamil akan belajar bersama, diskusi dan tukar pengalaman tentang kesehatan Ibu dan Anak (KIA) secara menyeluruh dan sistimatis serta dapat dilaksanakan secara terjadwal dan berkesinambungan. Kelas ibu hamil difasilitasi oleh bidan/tenaga kesehatan dengan menggunakan paket Kelas Ibu Hamil yaitu Buku KIA, Flip chart (lembar balik), Pedoman Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil, Pegangan Fasilitator Kelas Ibu Hamil dan Buku senam ibu hamil.

B.     TUJUAN
1.      Umum
Meningkatkan pengetahuan, merubah sikap dan perilaku ibu agar memahami tentang Kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan selama kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, KB pasca persalinan, perawatan bayi baru lahir, mitos/kepercayaan/adat istiadat setempat, penyakit menular dan akte kelahiran.
2.      Khusus
a.       Terjadinya interaksi dan berbagi pengalaman antar peserta (ibu hamil dengan ibu hamil) dan antar ibu hamil dengan petugas kesehatan/bidan tentang kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan selama kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, Perawatan nifas, KB pasca persalinan, perawatan bayi baru lahir, mitos/kepercayaan/adat istiadat setempat, penyakit menular dan akte kelahiran
b.      Meningkatkan pemahaman, sikap dan perilaku ibu hamil tentang:
c.       Kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan (apakah kehamilan itu?, perubahan tubuh selama kehamilan, keluhan umum saat hamil dan cara mengatasinya, apa saja yang perlu dilakukan ibu hamil dan pengaturan gizi termasuk pemberian tablet tambah darah untuk penanggulangan anemia).
d.      Perawatan kehamilan (kesiapan psikologis menghadapi kehamilan, hubungan suami isteri selama kehamilan, obat yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil, tanda bahaya kehamilan, dan P4K(perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi).
e.       Persalinan (tanda-tanda persalinan, tanda bahaya persalinan dan proses persalinan).
f.       Perawatan nifas (apa saja yang dilakukan ibu nifas agar dapat menyusui ekslusif?, bagaimana menjaga kesehatan ibu nifas, tanda-tanda bahaya dan penyakit ibu nifas).
g.      KB pasca persalinan.
h.      Perawatan bayi baru lahir (perawatan bayi baru lahir, pemberian k1 injeksi, tanda bahaya bayi baru lahir, pengamatan perkembangan bayi/anak dan pemberian imunisasi pada bayi baru lahir).
i.        Mitos/kepercayaan/adat istiadat setempat yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak.
j.        Penyakit menular (IMS, informasi dasar HIV-AIDS dan pencegahan dan penanganan malaria pada ibu hamil).
k.      Akte kelahiran.














BAB II
TINJAUAN TEORI

A.     Definisi Kelas Ibu Hamil
Kegiatan Kelas Ibu Hamil merupakan sarana untuk belajar kelompok tentang kesehatan bagi ibu hamil, dalam bentuk tatap muka yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu-ibu mengenai kehamilan, persalinan, perawatan nifas dan perawatan bayi baru lahir, melalui praktik dengan menggunakan buku KIA (Kesehatan Ibu anak) ( Depkes, 2009 : vii).
1.      Tujuan
Pegangan fasilitator Kelas Ibu Hamil ini diharapkan dapat menjadi catatan alur pembelajaran bagi fasilitator dalam melakukan fasilitasi standar Kelas Ibu Hamil.
2.      Sasaran
Peserta kelas ibu hamil sebaiknya ibu hamil pada umur kehamilan 4 s/d 36 minggu, karena   pada   umur   kehamilan   ini   kondisi   ibu   sudah   kuat,   tidak   takut   terjadi keguguran, efektif untuk melakukan senam hamil. Jumlah   peserta   kelas   ibu   hamil   maksimal   sebanyak   10   orang   setiap   kelas. Suami/keluarga  ikut  serta  minimal  1  kali  pertemuan  sehingga  dapat  mengikuti berbagai materi  yang penting, misalnya materi tentang persiapan persalinan atau materi yang lainnya.
3.      Manfaat Kelas Ibu Hamil
-          Supaya ibu mengerti tentang kelas ibu hamil
-          Supaya ibu bisa mengaplikasikannya ke dalam kehidupannya sehari-hari
-          Menambah wawasan keluarga tentang kelas ibu hamil

B.       Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil
Penyelenggaraan kelas Ibu Hamil dapat di dilaksanakan oleh Pemerintah, Swasta  LSM dan Masyarakat
1.      Fungsi dan  Peran (Provinsi, Kabupaten dan Puskesmas)
Pelaksanaan kelas ibu hamil dikembangkan sesuai dengan fungsi dan peran  pada masing-masing level yaitu : Provinsi, Kabupaten dan Puskesmas.

a.       Provinsi :
-          Menyiapkan tenaga pelatih
-          Mendukung pelaksanaan  kelas ibu hamil (sarana dan prasarana)
-          Monitoring dan evaluasi.
b.      Kabupaten :
-          Menyiapkan tenaga fasilitator kelas ibu hamil
-          Bertanggung jawab atas terlaksananya   kelas ibu   hamil   (dana, sarana dan prasarana)
-          Monitoring dan evaluasi.
c.       Puskesmas :
-          Kepala  Puskesmas  sebagai  penanggung  jawab  dan  mengkoordinir pelaksanaan kelas ibu hamil di wilayah kerjanya.
-          Bidan/tenaga  kesehatan  bertanggung  jawab  dalam  pelaksanaan  kelas  ibu hamil (identifikasi  calon  peserta,  koordinasi  dengan  stake  holder,  fasilitasi pertemuan, monitoring, evaluasi dan pelaporan)

C.    Fasilitator dan Nara Sumber
Fasilitator  kelas  ibu  hamil  adalah  bidan  atau  petugas  kesehatan  yang  telah mendapat pelatihan fasilitator kelas ibu hamil (atau melalui on the job training) dan setelah itu diperbolehkan untuk melaksanakan fasilitasi kelas ibu hamil. Dalam  pelaksanaan  kelas  ibu  hamil  fasilitator  dapat  meminta  bantuan  nara sumber untuk menyampaikan materi bidang tertentu. Nara  sumber  adalah  tenaga  kesehatan  yang  mempunyai  keahlian  dibidang tertentu untuk mendukung kelas ibu hamil.

D.    Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana yang diperlukan untuk melaksanakan kelas ibu hamil adalah:
1.      Ruang belajar untuk kapasitas 10 orang peserta kira-kira ukuran 4 m x 5 m, dengan ventilasi dan pencahayaan yang cukup
2.      Alat tulis menulis (papan tulis, kertas, spidol, bolpoin) jika ada
3.      Buku KIA Lembar Balik kelas ibu hamil Buku pedoman pelaksanaan kelas ibu hamil
4.      Buku pegangan fasilitator
5.      Alat peraga (KB kit, food model, boneka, metode kangguru, dll) jika ada
6.      Tikar/karpet (matras)
7.      Bantal, kursi(jika ada)
8.      Buku senam hamil/CD senam hamil(jika ada)
Idealnya  kelengkapan  sarana  dan  prasarana  seperti  tersebut  diatas,  namun apabila  tidak  ada  ruangan  khusus,  dimanapun  tempatnya  bisa  dilaksanakan sesuai kesepakatan antara ibu hamil dan fasilitator. Sedangkan kegiatan lainnya seperti senam hamil hanya merupakan materi tambahan bukan yang utama.


1.        
BAB III
STUDI KASUS KELAS IBU HAMIL


A.    PERTEMUAN PERTAMA KELAS IBU HAMIL
1.      Tanggal / jam   : 19 April 2013/ 09.00WIB
2.      Tempat            : Desa Pabelan
3.      Tema               : Informasi kelas ibu hamil, Perubahan tubuh selama kehamilan, Perawatan kehamilan, P4K, Gizi ibu hamil
4.      Anggota          :
-          Ny. Arif Nurkosinah
-          Ny. Anina Yusriati
-          Ny. Amala Novi Hadiyani
-          Ny. Kusuma Dewi
-          Ny. Marwiyah
-          Ny. Sri Hartati
-          Ny. Astuti Mujianti
-          Ny. Sri Purwanti
-          Ny. Siti Muflihati

B.     PERTEMUAN KEDUA  KELAS IBU HAMIL
1.      Tanggal / jam   : 13 Mei 2013/09.00 WIB
2.      Tempat            :  Desa Pabelan
3.      Tema               : Persalinan, Perawatan nifas, KB
4.      Anggota          :
-          Ny. Arif Nurkosinah (Tidak hadir karena suami sakit Rawat inap di RS)
-          Ny. Anggraini
-          Ny. Amala Novi Hadiyani
-          Ny. Kusuma Dewi (Tidak hadir karena sakit dan diganti dengan Ny. Wahyu)
-          Ny. Marwiyah
-          Ny. Sri Hartati
-          Ny. Astuti Mujianti
-          Ny. Sri Purwanti
-          Siti Muflihati

C.    PERTEMUAN KETIGA KELAS IBU HAMIL
1.      Tanggal / jam   : 19 Juni 2013/09.00 WIB
2.      Tempat            :  Desa Pabelan
3.      Tema               : Perawatan Bayi, Mitos, Penyakit Menular, Akte kelahiran
4.      Anggota          :
-          Ny. Arif Nurkosinah (Tidak hadir karena suami sakit Rawat inap di RS)
-          Ny. Agraeni (Tidak hadir karena sudah terasa mau melahirkan)
-          Ny. Amala Novi Hadiyani
-          Ny. Kusuma Dewi (Tidak hadir karena sakit dan di ganti dengan Ny. Wahyu)
-          Ny. Marwiyah
-          Ny. Sri Hartati (sudah melahirkan dan diganti Ny. Dawiyah)
-          Ny. Astuti Mujianti
-          Ny. Sri Purwanti
-          Ny. Siti Muflihati












BAB IV
PEMBAHASAN

A.    PERTEMUAN PERTAMA KELAS IBU HAMIL
·         Informasi kelas ibu hamil
·         Perubahan tubuh selama kehamilan
·         Perawatan kehamilan dan P4K
1.      Tujuan
a.       Memahami apa yang disebut kelas ibu hamil
b.      Memahami bahwa kehadiran tepat waktu dan berpartisipasi aktif penting untuk keberhasilan kelas ibu hamil
c.       Memahami bahwa kelas ibu penting untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang kehamilan, persalinan dan perawatan anak
d.      Memahami bagaimana terjadiya kehamilan
e.       Memahami adanya perubahan tubuh ibu selama kehamilan
f.       Memahami bagaimana mengatasi berbagai keluhan saat hamil
g.      Memahami apa saja yang harus dilakukan oleh ibu selama kehamilan
h.      Memahami pentingnya makanan sehat dan pencegahan anemia saat kehamilan
i.        Memahami bahwa kesiapan psikologis diperlukan dalam menghadapi kehamilan
j.        Memahami bagaimana hubungan suami istri semasa kehamilan
k.      Mengetahui obat-obatan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi oleh ibu semasa kehamilan
l.        Mengetahui tanda-tanda bahaya pada kehamilan
m.    Memahami perlunya perencanaan persalinan sejak awal agar dapat memperlancar proses persalinan
2.      Waktu : 120 menit
3.      Buku Pegangan
a.       Pedoman pelaksanaan kelas ibu hamil
b.      Buku KIA (disesuaikan dengan halaman Buku KIA di daerah masing-masing)
c.       Lembar balik (disesuaikan dengan halaman Buku KIA di daerah masing-masing)
4.      Metode
a.       Curah pendapat
b.      Ceramah, tanya jawab, diskusi
c.       Penugasan
d.      Partisipastif dan praktek
5.      Materi
a.       Penjelasan kelas ibu hamil
b.      Kehamilan
c.       Perubahan tubuh selama kehamilan
d.      Berbagai keluhan saat hamil dan cara mengatasinya
e.       Apa saja yang perlu dilakukan ibu hamil
f.       Gizi dan pencegahan anemia
g.      Persiapan psikologis menghadapi kehamilan
h.      Hubungan suami istri selama kehamilan
i.        Obat-obatan yang boleh dikonsumsi oleh ibu hamil
j.        Tanda bahaya pada kehamilan
k.      Perencanaan persalinan
l.        Alat Bantu (Jika tersedia):Food model, piramida makanan, stiker P4K,Tikar/matras, Bantal
6.       Langkah-langkah materi pertemuan kelas ibu hamil pertama
-          Pertemuan kelas Ibu Hamil dapat dibuka oleh pejabat yang berwenang setempat atau bidan yang bertindak sebagai fasiliator.
-           Menginformasikan dan mendiskusikan kesepakatan kelompok yang akan disetujui dan ditepati oleh semua peserta, misalnya waktu mulai dan berakhirnya, tempat pelaksanaan kelas ibu hamil dll.
-          Perkenalan : fasilitator memperkenalkan diri, sedangkan peserta memperkenalkan diri dengan menyebutkan nama, jumlah anak, pengalaman pada kehamilan ini atau kehamilan sebelumnya dan harapan setelah mengikuti kelas ibu hamil.
-          Menginformasikan bahwa peserta akan mengikuti kelas ibu hamil ini minimal 3 kali pertemuan.
-          Materi yang diberikan meliputi perawatan kehamilan, persiapan dan proses persalinan, gizi dan pencegahan anemia, cara menyusui yang baik, imunisasi, Infeksi Menular Seksual, HIV dan AIDS, penyakit malaria, Keluarga Berencana, senam hamil dll.
-          Menginformasikan dan mendiskusikan tujuan Buku KIA
-           Membagikan lembar quisioner kepada peserta untuk melakukan pre-test materi pertemuan pertama.
-          Menjelaskan cara pengisian dan berikan bimbingan kepada peserta yang tidak dapat membaca dan menulis dengan cara membacakan soal dan pilihan jawaban, serta mencatat jawaban yang di berikan ibu.
-          Mengumpulkan hasil para-tes dan evaluasi untuk mengetahui pengetahuan awal peserta kelas ibu hamil ini.
-          Setelah pre-test, informasikan bahwa kita akan mulai mendiskusikan materi-materi mengenai kehamilan, perubahan tubuh dan perawatan kehamilan.
-          Meminta pendapat peserta apa yang disebut dengan kehamilan, bagaimana terjadinya dan apa yang disebut dengan tanda-tanda kehamilan. Mendiskusikan bersama seluruh peserta.
-           Menjelaskan bagaimana terjadinya kehamilan dan tanda-tandanya
-          Meminta pendapat peserta perubahan tubuh apa yang terjadi pada ibu hamil. Sesuaikan dengan pengalaman peserta saat hamil ini atau pada kehamilan sebelumnya.
-          Meminta pendapat peserta, apa saja yang biasanya dilakukan oleh ibu saat hamil dan bagaimana cara mengatasinya. Menyesuikan dengan apa yang ibu rasakan saat hamil ini atau kehamilan sebelumnya. Mendiskusikan bersama peserta.
-           Menjelaskan sesuai yang keluhan yang disebutkan oleh peserta
-          Meminta peserta untuk membuka Buku KIA halaman 2-3, dan meminta peserta membacakan: Apa saja yang perlu dilakukan oleh ibu hamil? pelayanan kesehatan bagi ibu hamil.
-          Menjelaskan apa saja yang perlu dilakukan ibu hamil.
-          Meminta pendapat peserta mengenai makanan yang perlu untuk ibu hamil dan makanan apa yang tidak boleh dikonsumsi. Mendiskusikan bersama paserta.
-          Menjelaskan mengenai makanan bagi ibu hamil.
-          Meminta pendapat peserta tentang kurangdarah/anemia, dampak dan bagaimana cara mencegahnya. Mendiskusiskan bersama paserta.
-          Menjelaskan mengenai anemia.
-          Meminta peserta untuk membuka buku KIA halaman 4, dan meminta peserta membacakan: bagaimana makan yang baik selama kehamilan. Menganjurkan makan buat ibu.
-          Menanyakan bagaimana kesiapan ibu dalam menghadapi kehamilan ini secara psikolog. Mendiskusikan bersama paserta.
-          Menjelaskan mengenai kesiapan psikologis menghadapi kehamilan
-          Meminta pendapat peserta mengenai pengalaman mereka tentang hubungan suami isteri selama kehamilan. Mendiskusikan bersama paserta.
-          Menjelaskan mengenai hubungan suami isteri selama kehamilan
-          Meminta pendapat peserta dan mendiskusikan pengalaman mereka mengenai obat-obatan yang diminum jika mengalami keluhan/ menderita sakit saat hamil.
-          Menjelaskan obat-obatan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi saat kehamilan
-          Meminta peserta untuk membuka buku KIA halaman 3-4, dan meminta peserta membacakan: bagaimana menjaga kesehatan ibu hamil./Perawatan sehari- hari.
-          Meminta pendapat peserta dan mendiskusikan dengan peserta keadaan apa saja yang merupakan tanda-tanda adanya bahaya pada kehamilan.
-          Menjelaskan apa saja yang merupakan tanda-tanda adanya bahaya semasa kehamilan
-          Meminta peserta untuk membuka buku KIA halaman 5-6, dan meminta peserta salah satu membacakan: Apa saja tanda–tanda bahaya pada ibu hamil?
-          Meminta pendapat peserta persiapan apa saja yag telah dilakukan bersama suami/keluarga dalam menghadapi persalinan ini? Mendiskusikan bagaimana dengan pengalaman pada kehamilan sebelumnya.
-          Menjelaskan perlunya perencanaan dalam persiapan untuk menghadapi persalinan
-          Meminta peserta untuk membuka buku KIA halaman 6-7, dan meminta peserta salah satu membacakan: Apa saja persiapan keluarga menghadapi persalinan?
-           Mengakhiri pertemuan dengan pasca test kemudian dievaluasi sehingga dapat diketahui apa saja materi yang disampaikan sudah di pahami oleh peserta.
-          Memperagakan senam hamil I. Dengan menggunakan (Lembar Balik).

B.     PERTEMUAN KEDUA KELAS IBU HAMIL
·         Persalinan
·         Perawatan nifas
1.      Tujuan
a.       Mengetahui apa saja tanda-tanda bahwa pesalinan telah dimulai.
b.       Mengetahui apa yang di sebut dengan tanda-tanda bahaya pada persalinan.
c.       Memahami poses persalinan yang dapat dialami oleh ibu dan mengapa proses persalinan tersebut dipilih.
d.      Memahami apa yang harus dilakukan ibu agar dapat menyusui bayinya secara penuh.
e.       Memahami apa yang harus dilakukan ibu pada masa nifas agar dapat menjaga kesehatnnya.
f.        Mengetahui tanda-tanda bahaya dan penyakit pada masa nifas.
g.       Memahami manfaat vitamin A dosis tinggi bagi ibu dan bayinya
h.       Memahami bahwa setelah bersalin ibu perlu ikut program KB
i.         Mengetahui dan memahami alat kontrasepsi dan cara kerjanya.
2.      Waktu: 120 menit
3.      Metode
a.       Curah pendapat
b.      Ceramah dan tanya jawab
c.       Diskusi
d.      Penugasan
e.       Partisipatif dan Praktek
4.      Materi
a.       Tanda-tanda persalinan
b.      Tanda bahaya pada persalinan
c.       Proses persalinan
d.       Perawatan nifas
e.       Upaya agar dapat menyusui secara penuh
f.       Tanda bahaya dan penyakit pada masa nifas
g.      KB Pasca Persalinan
h.      Alat Bantu  ( Jika tersedia ) :
-          Alat bantu sesuai materi (boneka bayi, KB kit dll).
-          Tikar / matras , bantal untuk senam hamil.
5.      Langkah-langkah Materi Pertemuan Kelas Ibu Hamil II
-          Lakukan review materi dan hasil evaluasi pra-test dan pasca-test pertemuan pertama.
-          Bagikan lembar quesioner kepada peserta untuk melakukan pra-test materi pertemuan kedua.
-          Menjelaskan cara pengisian dan berikan bimbingan kepada ibu yang tidak dapat membaca dan menulis dengan cara membacakan soal dan pilihan jawaban, serta mencatat jawaban yang diberikan ibu.
-          Mengumpulkan hasil para-tes dan evaluasi untuk mengetahui pengetahuan awal peserta kelas ibu hamil untuk materi kedua.
-          Setelah pre-test, informasikan bahwa kita akan mulai mendiskusikan materi-materi mengenai persalinan dan perawatan nifas.
-          Meminta pendapat peserta kapan seorang ibu hmil tahu bahwa ia akan melahirkan? Mendiskusikan tanda-tanda yng dapt menjadi pertanda bahwa persalinan sudah dimulai.
-          Menjelaskan bahwa peserta perlu mengetahui tanda-tanda bahwa persalinan sudah dimulai
-          Meminta pendapat peserta untuk membuka Buku KIA halaman 8 dan minta salah satu peserta untuk membacakan : Apa saja tanda-tanda persalinan?
-          Meminta pendapat peserta mengenai apa saja yang harus dilakukan ibu saat persalinan? Mendiskusikan, sesuai dengan pengalaman peserta sebelumnya.
-          Meminta pendapat peserta untuk membuka Buku KIA halaman 8 dan minta salah satu peserta untuk membacakan : Apa saja yang dilakukan ibu bersalin?
-          Meminta pendapat peserta keadaan apa saja yang menjadi pertanda bahwa persalinan dalam bahaya? Mendiskusikan bersama peserta.
-          Menjelaskan tanda-tanda bahaya pada persalinan
-          Meminta pendapat peserta untuk membuka Buku KIA halaman 9 dan minta salah satu peserta untuk membacakan: Apa saja tanda- tanda bahaya pada ibu bersalin?
-          Meminta pendapat peserta mengenai proses persalinan yang mungkin akan dialami oleh ibu. Mendiskusikan sesuai dengan apa yang pernah dialami oleh peserta selama ini. Apa peran suami dalam membantu pesalinan.
-          Menjelaskan berbagai proses persalinan
-          Apakah yang dimaksud Inisiasi Menyusui Dini (IMD)? Buku KIA halaman 25 dan 35.
-          Meminta pendapat peserta mengenai hal-hal yang harus dilakukan ibu agar dapat menyusui bayinya secara eksklusif? Mendiskusikan bersama peserta.
-          Menjelaskan apa saja yang harus dilakukan ibu nifas agar dapat menyusui eksklusif ?
-          Meminta pendapat peserta untuk membuka Buku KIA halaman 9 dan minta salah satu peserta untuk membacakan : Apa saja yang dilakukan ibu nifas?
-          Menjelaskan tanda-tanda posisi dan pelekatan menyusui yang baik dan benar.
-          Meminta pendapat peserta mengenai bagaimana menjaga kesehatan ibu nifas dan manfaat pemberian vitamin A pada ibu di masa nifas? mendiskusikan bersama peserta.
-          Menjelaskan bagaimana menjaga kesehatan ibu nifas dan manfaat pemberian vitamin A dosis tinggi pada ibu dan bayinya
-          Meminta pendapat peserta untuk membuka Buku KIA halaman 10 dan minta salah satu peserta untuk membacakan: Bagaimana menjaga kesehatan ibu nifas?
-          Meminta pendapat peserta keadaan apa saja yang menjadi pertanda bahwa terdapat bahaya atau penyakit pada ibu nifas? Mendiskusikan sesuai dengan pengalaman peserta.
-          Menjelaskan tanda-tanda bahaya dan penyakit pada ibu nifas
-          Meminta pendapat peserta untuk membuka Buku KIA halaman 10 dan minta salah satu peserta untuk membacakan : Apa saja tanda-tanda bahaya dan penyakit pada ibu nifas?
-          Meminta pendapat peserta mengapa ibu perlu ikut KB dan mendiskusikan alat kontrasepsi yang dapat digunakan pada masa nifas.
-          Menjelaskan manfaat Keluarga Berencana dan alat kontrasepsi
-          Meminta pendapat peserta untuk membuka Buku KIA halaman 11 dan minta salah satu peserta untuk membacakan : Mengapa setelah bersalin ibu perlu ikut KB dan apa saja alat kontrasepsi ? cara ber KB.
-          Akhiri pertemuan II dengan pasca test kemudian dievaluasi sehingga dapat diketahui apakah materi yang disampaikan sudah dipahami oleh peserta.
-          Peragakan senam hamil II (Lembar Balik pilihan 2-5).

C.    PERTEMUAN KETIGA KELAS IBU HAMIL
·         Perawatan Bayi
·         Mitos
·         Penyakit Menular
·         Akte kelahiran
1.      Tujuan
a.       Mengetahui tanda-tanda bayi lahir sehat dan tanda bayi sakit berat.
b.      Memahami apa yang harus dilakukan pada bayi baru lahir.
c.       Memahami manfaat pemberian vitamin K1 pada bayi baru lahir.
d.      Memahami apa saja tanda bahaya bayi baru lahir.
e.       Memahami manfaat pengamatan perkembangan bayi/ anak.
f.       Memahami manfaat imunisasi dan mengetahui jadwal pemberian imunisasi yang benar.
g.      Memahami apa yang disebut dengan mitos dan bagaimana mengatasinya.
h.      Memahami apa yang disebut dengan IMS
i.        Memahami apa itu HIV dan AIDS dan tahu bagaimana menghindarinya.
j.        Memahami apa yang harus dilakukan jika ibu hamil terinfeksi HIV.
k.      Memahami apa yang disebut penyakit malaria dan tahu bagaimana menghindarinya.
l.        Memahami pentingnya untuk segera mengurus akte kelahiran bagi bayi yang baru lahir.
2.      Waktu: 120 menit
3.      Metode
a.       Curah pendapat
b.      Ceramah dan tanya jawab
c.       Diskusi
d.      Penugasan
e.       Partisipatif dan Praktek
4.      Materi
a.       Perawatan bayi baru lahir
b.      Tanda bayi lahir sehat dn tanda bayi sakit berat
c.       Manfaat pemberian K1 injeksi pda bayi baru lahir
d.      Tanda bahaya bayi baru lahir
e.       Perkembangan bayi atau anak
f.       Pemberian imunisasi pada bayi baru lahir
g.      Penggalian dan pelurusan mitos yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak.
h.      IMS
i.        Informasi dasar HIV dan AIDS
j.        Pencegahan dan penanganan malaria pada ibu hamil
k.      Pentingnya akte kelahiran
5.      Alat bantu (Jika tersedia) :
a.       Sesuai materi (metode kanguru dll)
b.      Tikar atau matras, bantal untuk senam hamil.
6.      Langkah-langkah Materi Pertemuan Kelas Ibu Hamil III
-          Melakukan review materi dan hasil evaluasi pra-test dan pasca test pertemuan kedua.
-          Membagikan lembar quesioner kepada peserta untuk melakukan pra-test materi pertemuan ketiga
-          Menjelaskan cara pengisian dan berikan bimbingan kepada ibu yang tidak dapat membaca dan menulis dengan cara membacakan soal dan pilihan jawaban, serta mencatat jawaban yang diberikan ibu.
-          Mengumpulkan hasil pra-test dan evaluasi untuk mengetahui awal peserta kelas ibu hamil untuk materi pertemuan ketiga.
-          Setelah pre-test, informasikan bahwa kita akan mulai mendiskusikan materi-materi mengenai perawatan bayi, mitos, penyakit menular dan akte kelahiran.
-          Meminta pendapat peserta apa tanda-tanda bayi yang lahir sehat? Mendiskusikan mengapa bayi perlu menangis saat baru dilahirkan.
-          Menjelaskan apa yang merupakan tanda bayi yang lahir sehat dan manfaat pernafasan pertama bayi
-          Minta peserta untuk membuka buku KIA halaman 20 dan minta salah satu peserta untuk membacakannya: Apa saja tanda-tanda bayi lahir sehat?
-          Minta pendapat peserta apa yang harus dilakukan pada bayi baru lahir? Mendiskusikan bersama peserta.
-          Menjelaskan apa saja yng harus diperhatikan untuk merawat bayi baru lahir.
-          Meminta peserta untuk membuka buku KIA halaman 20-22 dan minta salah satu peserta untuk membacakannya: Apa yang dilakukan pada bayi baru lahir?
-          Meminta pendapat peserta mengenai manfaat pemberian vitamin K1 pada bayi baru lahir? Mendiskusikan bersama peserta.
-          Menjelaskan manfaat pemberian K1
-          Meminta pendapat peserta mengenai tanda bayi sakit berat? Mendiskusikan bersama peserta.
-          Menjelaskan tanda bahaya bayi baru lahir sasuai
-          Meminta peserta untuk membuka buku KIA halaman 23 dan minta salah satu peserta untuk membacakannya: Apa saja tanda-tanda bayi sakit berat?
-          Meminta pendapat peserta dan mendiskusikan apa saja yang diamati pada bayi?
-          Menjelaskan hal-hal yang harus diamati pada bayi agar dapat tumbuh sehat
-          Meminta peserta untuk membuka buku KIA halaman 24 dan minta salah satu peserta untuk membacakannya: Amati pertumbuhan anak secara teratur.
-          Meminta pendapat peserta tentang imunisasi dan curah pendapat mengenai berapa jenis imunisasi untuk bayi.
-          Menjelaskan mengenai imunisasi
-          Menggali dari peserta mitos-mitos apa saja yang banyak beredar dimasyarakat yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan dan perawatan anak.
-          Menjelaskan dan meluruskan mitos-mitos tadi
-          Meminta pendapat peserta mengenai IMS? Mendiskusikan jenis IMS dan tanda-tanda serta gejala-gejala yang ada? mendiskusikan bagaimana mengatasi dan menghindarinya
-          Menjelaskan apa yang disebut IMS
-          Meminta pendapat peserta mengenai HIV dan AIDS? Dan mendiskusikan bagaimana mencegah penularan HIV dari ibu ke bayi yang dikandungnya?
-          Menjelaskan apa yang disebut HIV dan AIDS, penularannya dan bagaimana mengetahui status HIV
-          Meminta pendapat peserta mengenai penyakit malaria pada ibu hamil. Mendiskusikan sesuai dengan pengalaman peserta.
-          Menjelaskan mengenai malaria
-          Meminta pendapat peserta mengenai akte kelahiran dan apakah dikeluarga paserta ada yang sudah mempunyai akte kelahiran.
-          Menjelaskan pentingnya untuk mempunyai akte kelahiran
-          Membuka Buku KIA dan menjelaskan halaman Keerngan lahir
-          Mengakhiri peremuan III dengan pasca test kemudian dievaluasi sehingga dapat diketahui apakah materi yang disampaikan sudah dipahami oleh peserta.
-          Memperagakan senam hamil I dan II (lembar balik 1-5).

YANG DAPAT HADIR DI KELAS IBU HAMIL
A.     Pertemuan  Pertama Tanggal 10 April 2013 yang di undang hadir semua 
1.      Arif Nur Kholisah
2.      Anina Yustriati
3.      Amalia Novi Hadiyani
4.      Kusuma Dewi
5.      Marwiyah
6.      Ema Nahsumah
7.      Sri Hartati
8.      Astuti Munjiati
9.      Sri Purwanti
10.  Siti Muflihati

B.     Pertemuan Kedua Tanggal 8 Mei 2013 yang bisa hadir
1.   Amalia Novi Hadiyani
2.   Anggreni
3.   Marwiyah
4.   Ema Nahsumah
5.   Astuti Mujiati
6.   Sri Hartati
7.   Sri Purwanti
8.   Siti Muflihati

Yang tidak dapat hadir pada kelas ibu hamil pada pertemuan kedua yaitu 3 orang, karena
1.   Arif Nur Kholisah
      Tidak dapat hadir di kelas ibu hamil karena Suaminya sedang Opname di Rumah Sakit.
2.      Kusuma Dewi
      Tidak dapat hadir di kelas ibu hamil karena sedang sakit

Di dalam kegiatan kelas ibu hamil Pada Pertemuan Ke Dua yaitu
Tempat : Balai Desa Ambartawang
Tanggal : 11 Mei 2013
Susunan Anggota
Bidan
1.       Dessy Vitaningrum ( Bidan Desa )
2.      Rini widiastuti ( Fasilitator )
3.      CH. Susilowati ( membimbing senam ibu hamil)
Susunan Acara
1.      Pembukaan
      Yang terhormat ibu Dessy selaku Bidan Desa ,ibu Rini sebagai koordinator dari Puskesmas, ibu Susi sebagai pembimbing senam ibu hamil dan ibu kader yang kami hormati serta adik adik Mahasiswa dari Stikes Guna Bangsa Yogyakarta yang kami sayangi. Puja dan Puji syukur kami panjatkan. Sehingga kami dapat berkumpul kembali di pagi hari ini. Marilah sebelum Acara ini di mulai membaca basmalah bersama – sama.
2.      Pre Test
      Mahasiswa membagikan soal, lembar jawab dan bolpoint kepada anggota ibu hamil untuk mengerjakan soal Pre test .
3.      Penyampaian Materi di sampaikan oleh Bidan Rini widiastuti,Amd.Keb
Materi yang di sampaikan adalah  persalinan dan masa nifas dengan menggunakan lembar balik supaya dapat menyampaikan materi dengan jelas. Sehingga anggota ibu hamil dapat mengerti dan memahami yang di sampaikan oleh Bidan tersebut.
4.      Tanya Jawab antara Bidan dan anggota Kelas ibu Hamil
Tujuan di lakukan Tanya jawab adalah seberapa jauh materi dapat di serap oleh ibu hamil yang telah di sampaikan oleh Bidan Rini Widiastuti tersebut dan memberikan kesempatan kepada anggota kelas Ibu Hamil untuk bertanya dari materi yang sudah di sampaikan apabila ada yangh belum jelas.
5.      Membagikan snack dan minum susu ibu hamil
Memberikan kesempatan untuk beristirahat sejenak setelah di sampaikan materi tersebut.
6.      Post Test
Memberikan soal, lembar jawab dan bolpoint kepada anggota kelas ibu hamil. Dilakukan post test supaya anggota kelas ibu hamil supaya dapat mengevaluasi seberapa jauh ibu memahami materi yang telah di sampaikan.
7.      Mengajari ibu caranya senam ibu hamil
Menyiapkan tempat untuk senam ibu hamil. Senam ibu hamil di sampaikan oleh Bidan CH. Susilowati. Tujuan dari senam ibu hamil yaitu supaya dapat melenturkan jalan lahir dan lain lain.
8.      Penutupan
Sekian kelas ibu hamil di laksanakan semoga dapat bermanfaat. Marilah kita mengucapkan Hamdallah bersama – sama.

C.     Pertemuan ke Tiga Tanggal 19 Juni 21013 yang bisa hadir
      Pada kelas ibu hamil pertemuan ke Tiga banyak yang diganti
1.   Arif Nurkholisah
2.    Amalia Novi Hadiyani
3.   Wahyu
4.   Marwiyah
5.   Ema Nahsumah
6.   Dawiyah
7.   Astuti Munjiati
8.   Sri Purwanti
9.   Siti muflihati

Yang tidak dapat hadir di pertemuan ke tiga
1.   Sri Hartati
Tidak dapat hadir di kelas ibu hamil karena sudah melahirkan
2.   Anggraini
Tidak dapat hadir karena sedang sakit

Di dalam kegiatan kelas ibu hamil Pada Pertemuan Ke Tiga yaitu
Tempat : Balai Desa Pabelan
Tanggal : 19 Juni 2013

Susunan Anggota
Bidan
1.       Rivi Citra Resmi ( Bidan Desa )
2.      Anis Aryanti ( Fasilitator )
3.      CH. Susilowati ( membimbing senam ibu hamil )
Kader
1.      Umi Salamah
2.      Inayah

Susunan Acara
1.      Pembukaan
      Yang terhormat ibu Rivi selaku Bidan Desa ,ibu Anis sebagai koordinator dari Puskesmas, ibu Susi fasilitator senam ibu hamil dan ibu kader yang kami hormati serta adik adik Mahasiswa dari Stikes Guna Bangsa Yogyakarta yang kami sayangi. Puja dan Puji syukur kami panjatkan. Sehingga kami dapat berkumpul kemabli di pagi hari ini. Marilah sebelum Acara ini di mulai membaca Hamdalah bersama – sama.
2.      Pre Test
      Mahasiswa membagikan soal, lembar jawab dan bolpoint kepada anggota ibu hamil untuk mengerjakan soal Pre test .
3.      Penyampaian Materi di sampaikan Oleh Bidan Anis Aryanti Amd.Keb
Materi yang di sampaikan adalah  Perawatan Bayi, Mitos, penyakit Menular dan Akte Kelahiran dengan menggunakan lembar balik supaya dapat menyampaikan materi dengan jelas. Sehinnga anggota ibu hamil dapat mengerti dan memahami yang di sampaikan oleh Bidan tersebut.
4.      Tanya Jawab antara Bidan dan anggota Kelas ibu Hamil
Tujuan di lakukan Tanya jawab supaya seberapa jauh anggota kelas ibu hamil untuk meresap  dan memahami materi yang telah di sampaikan oleh Bidan Anis Aryanti tersebut dan memberikan kesempatan kepada anggota kelas Ibu Hamil untuk bertanya dari materi yang sudah di sampaikan apabila ada yangh belum jelas.
5.      Membagikan Snack dan minum susu ibu Hamil
Memberikan kesempatan untuk beristirahat sejenak setelah di sampaikan Materi tersebut.
6.      Post Test
Memberikan soal, lembar jawab dan bolpoint kepada anggota kelas ibu hamil. Dilakukan Post Tes supaya anggota kelas ibu hamil supaya dapat mengevaluasi seberapa jauh ibu memahami materi yang telah di sampaikan.
7.      Mengajari ibu caranya Senam Ibu hamil
Menyiapkan tempat untuk senam ibu hamil. Senam ibu hamil di sampaikan oleh Bidan CH. Susilowati. Tujuan dari senam ibu hamil yaitu supaya dapat melenturkan jalan lahir dan lain lain.
8.      Penutupan
Sekian kelas ibu hamil di lakasanakan semoga dapat bermanfaat. Marilah kita mengucapkan Hamdallah bersama – sama.











BAB V
PENUTUP


A.    KESIMPULAN
Kelas ibu hamil ini sangat penting di laksanakan karena dapat menambah pengetahuan ibu, merubah sikap dan perilaku ibu agar memahami tentang kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan selama kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan Nifas, KB pasca persalinan, perawatan bayi baru lahir, mitos/kepercayaan/adat istiadat setempat, penyakit menular dan akte kelahiran.

B.     SARAN
1.      Mahasiswa bisa mengetahui tentang kelas ibu hamil
2.      Mahasiswa bisa mengetahui pentingnya kelas ibu hamil














DAFTAR PUSTAKA
Lembar Balik kelas ibu hamil


LAMPIRAN
Senam Hamil Pertemuan III




No comments:

Post a Comment